Universitas Islam Riau resmi mendapatkan Surat Keputusan izin pembukaan Program Magister Ilmu Komunikasi. Terbitnya SK tersebut menjadi sejarah penting bagi FIKOM UIR dalam memperluas layanan pendidikan tinggi di bidang Ilmu Komunikasi.
Dengan terbitnya izin tersebut, Program Magister Komunikasi UIR kini bersiap menerima calon mahasiswa baru. Kehadiran program ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang ilmu komunikasi, baik di lingkungan pemerintahan, dunia industri dan usaha, maupun kalangan politisi.
Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Dr. Eko hero, S. Sos., M.Soc.Sc menyebutkan, potensi pengembangan Program Magister Ilmu Komunikasi ini sangat besar. Selain karena Program Studi S1 FIKOM UIR telah melahirkan lebih dari 1.000 alumni, kebutuhan pasar terhadap pendidikan lanjutan di bidang komunikasi juga terus meningkat.
“Potensi Program Magister Komunikasi UIR sangat besar. Selain Prodi S1 FIKOM UIR sudah memiliki lebih dari 1.000 alumni, pasar program magister ini juga berasal dari pemerintah, dunia industri dan usaha, serta para politisi yang ingin mengasah kompetensi di bidang komunikasi,” kata Eko Hero.
Menurutnya, lahirnya Program Magister FIKOM UIR merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilalui oleh fakultas bersama berbagai pihak. Ia menyampaikan rasa syukur karena izin pembukaan program tersebut akhirnya dapat terbit pada tahun 2026.
“Lahirnya Program Magister Komunikasi ini sudah melalui proses yang sangat panjang. Alhamdulillah, baru pada tahun 2026 ini izinnya dapat keluar,” ujarnya.

Dekan FIKOM UIR juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan dorongan hingga terbentuknya program magister tersebut. Ia berharap Program Magister Komunikasi UIR menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi, memperluas wawasan, dan membangun karier yang lebih kompetitif di bidang komunikasi.



