Diterima bekerja setelah menyelesaikan studi menjadi Impian banyak waisudawan. Akan tetapi hal tersebut sepertinya tidak berlaku bagi mahasiswa Fakultas Ilmu komunikasi Universitas Islam Riau. Setidaknya ditahun 2026 ini saja, 15 orang mahasiswa FIKOM UIR direkrut secara resmi oleh sejumlah instansi pemerintah maupun swasta berdasarkan kompetensi keahlian bidang komunikasi yang dimiliki.
Misalnya saja M. Ridwan, beliau diterima sebagai pegawai Honorer di TVRI Riau sebagai tim produksi siaran. Dinda Zellina Wati direkrut oleh UIR sendiri sebagai tim pengelola Media sosial. Kondisi ini belum termasuk beberapa mahasiswa yang sudah dipastikan diterima diberbagai instansi pasca melaksanakan program magang (Praktek Kerja Lapangan).
Mendapat kenyataan ini, Benni Handayani., M.I.Kom selaku ketua Program Studi menjelaskan bahwa “ini semua tidak berjalan begitu saja. Akan tetapi ini Adalah sesuatu yang kita upayakan secara berterusan. Mulai dari penyediaan kurikulum yang berbasis kompetensi dan kebutuhan pasar kerja. Kurikulum yang kami bangun juga, sebahagian besar terintegrasi dengan fasilitas dan berbasis outcome atau projek”.
Apalagi ketersediaan fasilitas laboratorium yang paling lengkap. Hingga saat ini, FIKOM UIR telah memiliki 9 ruang laboratorium yang kesemuanya dapat diakses dengan bebas oleh seluruh mahasiswa. Bahkan beberapa tahun kebelakang, hampir seluruh kegiatan besar di tingkat universitas mahasiswa FIKOM UIR dilibatkan, tambahnya.
Senada yang disampaikan oleh M. Reyza Khalis., M.I.Kom selaku Kepala Laboratorium Komunikasi Media dan Digital FIKOM UIR. “Tim Laboratorium kami saat ini berkolaborasi dengan tim akademik fakultas untuk memastikan matakuliah yang disediakan dapat bersinergi dengan ketersediaan fasilitas. Dan untuk mendukung ini semua, Tim laboratorium (Abdul Aziz., S.I.Kom, Ady Adnan Syah S.I.Kom dan Wawan Hartubi., S.I.Kom) juga sudah kita siapkan dengan sertifikasi keahlian dan kompetensi agar memperoleh hasil yang maksimal”.



